,
Jakarta
–
Restoran
Restoran Gaggan dari Bangkok, Thailand, yang menawarkan masakan India progresif, dianugerahi gelar Restoran Terbaik Asia dalam perhelatan edisi ke-13 acara bergengsi ini. Acara penganugrahan itu sendiri berlangsung pada hari Selasa, 25 Maret 2025 di Seoul, Korea Selatan.
Penganugerahan ini merupakan kali kelima untuk Gaggan, yang setahun lalu menempati posisi ketiga dan kini disebut-sebut sebagai tempat makan terbaik. Tempat kuliner yang berada di daerah Wattana, Bangkok, baru-baru ini mulai buka pada tahun 2019.
Di awal merintis restorannya, Gaggan Anand, si pemilik restoran, menyatakan tak punya harapan besar kalau Asia bakal jadi kiblat dalam dunia kuliner. “Ketika kita mulainya tempat ini, itu bukan soal diriku sendiri melainkan lebih kepada Asia. Waktu aku masih muda, sama sekali enggak terpikir olehku bahwa (Asia) bisa jadi sentra gastronomy, tapi coba tengok posisi kita saat ini,” ungkapnya seperti dilansir dari sumber tersebut.
Channel News Asia
Pada hari Rabu, tanggal 26 Maret 2025.
Tokyo dan Bangkok pada tahun ini sukses menduduki puncak peringkat dengan setiap kota menyumbang sembilan posisi, sedangkan Hong Kong dan Singapura memperoleh tujuh tempat. Sedangkan untuk kota penyelenggara yakni Seoul dan Shanghai hanya membawa empat wakil saja masing-masingnya.
Selanjutnya, penghargaan tambahan yang dipresentasikan meliputi Sommelier Terbaik Asia, gelar ini berhasil diraih oleh Kazutaka Ozawa sang pemilik dan sommelier dari Crony di Tokyo. Sedangkan untuk kategori Chef Pengetahuan Pastry Terbaik jatuh pada Dej Kewkacha dari Gaggan at Louis Vuitton di Bangkok. Di sisi lain, Vicky Cheng selaku chef serta pemilik restoran Wing and Vea di Hong Kong juga meraih prestasi bergengsi tersebut.
Inedit Damm Chef’s Pilihan Terpilih
, adalah satu-satunya penghargaan yang ditentukan oleh para koleganya. Sementara itu, Locavore NXT di Ubud mendapat peringkat ke-92 dan menerima penghargaan tersebut.
Sustainable Restaurant Award.
Margarita Fores, sang koki Filipina yang telah meninggal dunia, juga menerima penghargaan posthumous tersebut.
Woodford Reserve Icon Award,
Yang di terima oleh anak laki-lakinya, Amado, dan disambut dengan aplaus keras dari para tamu yang hadir.
Sebelumnya, Fores meninggal dunia dengan tiba-tiba bulan Februari lalu. Dalam sambutannya yang penuh emosi, Amado menceritakan tentang pengalaman bersama sang bapak. “Beberapa momen favoritku adalah ketika kami melakukan perjalanan bersama-sama, menjelajahi restoran-restoranmu yang menakjubkan serta membawa botol-botol berisikan lemak kepiting Filipina, talangka, dan juga kudapan kesukaannya lainnya untuk disampaikan kepadamu,” tuturnya.
Pada saat yang sama, sebelum upacara penghargaan, Toyo Eatery di Manila dinyatakan sebagai juara dari
Penghargaan Gin Mare Art of Hospitality
Sementara Farmlore di Bengaluru mendapat anugerah
Penghargaan American Express yang Diperhatikan
Yang ditawarkan kepada restoran dengan peluang tertinggi untuk masuk ke dalam jajaran 50 tempat makan terbaik di Asia dalam beberapa tahun akan datang.
Cheff Thailandal, Chudaree ‘Tam’ Debhakam dari Baan Tepa di Bangkok dianugerahi gelaran Chefin Terbaik atas dedikasinya yang konsisten memperkenalkan produk lokal serta biodiversitas di restorannya yang dulunya adalah sebuah rumah namun telah berkembang menjadi area makan di pusat kota.
Perlu dicatat bahwa terdapat 16 kota berbeda yang turut serta dalam daftar 50 Tempat Makan Terbaik di Asia untuk tahun ini. Daftar tersebut disusun melalui pilihan para juri yang mencakup 350 profesional dengan latar belakang setara, termasuk penulis masakan, kritikus, juru masak, pemilik rumah makan, dan tokoh-tokoh penting dalam dunia kuliner lokal.
Dilansir
CNA
Berikutnya adalah rangkaian nama-nama yang telah memenangkan perlombaan tersebut:
Restoran
Terbaik Berdasarkan Pengalaman 2025:
1. Gaggan (Bangkok)
2. Ketua (Hong Kong)
3. Wing (Hong Kong)
4. Sezanne (Tokyo)
5. Mingles (Seoul)
6. Nusara (Bangkok)
7. Odette (Singapura)
8. La Cime (Osaka)
9. Musim-musim dari Chef Tam (Makau)
10. Onjium (Seoul)
11. Suhring (Bangkok)
12. Narisawa (Tokyo)
13. Potong (Bangkok)
14. Temui Keluarga Bund (Shanghai)
15. Fu He Hui (Shanghaí)
16. Sorn (Bangkok)
17. Florilege (Tokyo)
18. Caprice (Hong Kong)
19. Masque (Mumbai)
20. Le Du (Bangkok)
21. Neighbourhood (Hong Kong)
22. Den (Tokyo)
23. 7th Door (Seoul)
24. Mono (Hong Kong)
25. Eatanic Garden (Seoul)
26. Logy (Taipei)
27. Ling Long (Shanghai)
28. Les Amis (Singapura)
29. 102 House (Shanghai)
30. Crony (Tokyo)
31. Gaggan di Louis Vuitton (Bangkok)
32. Estro (Hong Kong)
33. Sushi Saito (Tokyo)
34. Sazenka (Tokyo)
35. JL Studio (Taichung)
36. Goh (Fukuoka)
37. Labyrinth (Singapura)
38. Burnt Ends (Singapura)
39. Meta (Singapura)
40. Seroja (Singapura)
41. Ando (Hong Kong)
42. Toyo Eatery (Manila)
43. Maz (Tokyo)
44. Baan Tepa (Bangkok)
45. Myoujyaku (Tokyo)
46. Dialek New Delhi (India)
47. Bertemu dengan Samrub di Bangkok (Thailand)
48. Euforia (Singapura)
49. August (Jakarta)
50. Lamdre (Beijing)